

Dari Pelosok Negeri, Kita Nyalakan Cahaya Al-Qur’an
Di sebuah sudut pelosok negeri, ada anak-anak kecil yang datang mengaji dengan pakaian sederhana dan langkah penuh harap. Mereka duduk berhimpitan di ruang sempit, beratap seadanya. Ketika hujan turun, suara rintiknya lebih keras dari lantunan ayat yang mereka baca. Namun semangat mereka… tak pernah surut.
Mereka tidak meminta bangunan megah.
Mereka hanya ingin tempat yang layak untuk belajar Kalamullah.
Hari ini, melalui Lembaga Wakaf Al-Bahjah, kita diajak untuk menjadi bagian dari perubahan itu. Membangun TPQ di pelosok bukan sekadar mendirikan tembok dan atap. Ini tentang menjaga mimpi anak-anak agar tetap hidup. Ini tentang menghadirkan ruang aman untuk lahirnya generasi pecinta Al-Qur’an.
Bayangkan…
Di setiap huruf yang mereka baca, ada pahala untuk Anda.
Di setiap ayat yang mereka hafal, ada aliran kebaikan yang terus mengalir.
Di setiap doa kecil mereka setelah belajar, mungkin ada nama Anda yang Allah angkat derajatnya.
Wakaf ini adalah sedekah jariyah.
Selama TPQ itu berdiri.
Selama Al-Qur’an dibaca di dalamnya.
Selama ada anak yang belajar menyebut nama Allah…
InsyaAllah pahala itu tidak akan pernah terputus.
🤲 Jangan biarkan mereka belajar dalam keterbatasan, jika hari ini kita mampu menghadirkan kelayakan.
Mari bersama Lembaga Wakaf Al-Bahjah, kita bangun TPQ pelosok dan titipkan nama kita dalam sejarah kebaikan.
Karena bisa jadi, bangunan sederhana itu yang akan menjadi saksi keselamatan kita di akhirat kelak